Rabu, 08 Mei 2013



Bekasi, Juni 2011

Yth. Bapak/Ibu
 Manajer Personalia

di-Tempat


Hal : Lamaran Pekerjaan

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan dibawah ini,saya :

Nama                            : Muhammad Chaidir Ali Aulia
Tempat/Tanggal Lahir   : Jepara, 8 Juni 1993
Alamat                          : Kp. Pasir Konci no 17, Ds. Pasir Sari RT 06/16, Cikarang Selatan, Bekasi. 17520. Telp: 085727801006


Berdasarkan informasi yang saya terima, perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin membutuhkan tenaga kerja. Sehubungan dengan hal tersebut, bila persyaratan yang Bapak/Ibu syaratkan dapat saya penuhi, saya bermaksud mengisi lowongan pekerjaan tersebut.

Bersama surat ini saya lampirkan Curriculum Vitae dan berkas-berkas lain yang mungkin dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu dalam mengambil keputusan. Besar harapan saya untuk dapat bekerja di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin, dan atas perhatian yang Bapak/Ibu berikan, saya mengucapkan terima kasih.


                                                                                          Hormat saya,



                                                                                          Muhammad Chaidir Ali Aulia


PT. GREEN LIFE FOUNDATION
HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT DEPARTEMEN
Jln. Solo-Tawangmangu Karanganyar 57781
                                                                                               Kra, 27 Maret 2013
No.      : 11/GLF/HRD/III/2013
Lamp.  : -
Hal      : Bonus Tahunan

Berdasarkan hasil rapat Dewan Direksi mengenai kenaikan jumlah pemberian bonus dan insentif untuk karyawan perusahaan, serta berdasar pada penilaian kinerja yang dilakukan oleh Departemen HRD tahun 2012 memutuskan utk memberikan bonus tahunan kepada :
Nama               : FITRIYANTO
Departemen     : KEUANGAN
Jumlah             : Rp. 1000000
Semoga pemberian bonus ini dapat semakin meningkatkan kerja, loyalitas dan prestasi bagi yang bersangkutan dan memberikan motivasi kepada karyawan lainnya untuk semakin meningkatkan kinerjanya.
Demikian kami sampaikan, untuk dapat menjadi perhatian. Terimakasih.

                                                                                         
                                                                                               Manajer HRD,

                                                                                               Ivan Nurdiyanto, S.E




EASTPRING GANDENG STANCHART
PASARKAN REKSA DANA SAHAM


R
EPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Standard Chartered (Stabchart) Bank menjadi bank distributordalampenjualanreksadanasahameastpring investment ‘Alpha Navigator.’ Inimerupakanprodukreksadanapertama yang diterbitkanEastpring Investment Indonesia.


G
eneral
Manager Wealth Management dan Health Consumer Banking Stanchart Bank, LannyHendra, mengataknprusaahnsejauninisudahmenggandeng enema hinggatujuhperusahaan asset Management. “Sudahada 40-50 produkk yang sudahdikeloladan Alpha Navigator iniadalahprodukbarupertamadalamtuhunini” kata Lanny di Jakarta, Rabu (20/2). Reksadanainimemiliki minimal investasisebesarsatujuta per nasabah.


kemungkinan bias masuksejauihinisejauhperusahaan asset management danproduknyaberkualitas. Stanchartakanmenlakukan roadshow kesejumlahkotabesaruntukmemperkenalkanreksadanaini.
Chief Marketing Officer Eastpring Investment Indonesia, Anita Abdulkadir, mengatakanreksadanasaham ‘Alpha Navigator’ inilebihfleksibeldibandingprodukreksadanalainnya. Akhirakhirini, banyakreksadana yang membatasidiripada sector ekonomiatausegmenindekstertentu, tidakdemikianhalnyadenganEastpring. Dalammelakukanpemilihansaham, perusahaanmelakukananalisin Fundamental, memahami industry darisaham. Analisisinidilakukandiregionaldan local, kemudianakan
Sebagaiperbandingan, kinerjahistorisreksadanainimenunjukanhasilterbaikdiatasperformaindekshargasahamgabungan (IHSG). SejakdiluncurkanpadaAgustus 2012, hinggaakhirJanuari 2013, kinerjareksadanainimencapai 8,81persendalamperiodesama. Begitujugadibandingkandengan rata-rata kinerjareksadanasejenis di pasar, yaitu 9,24persen. Dalamsatubulan, Alpha Navigatormencatatkinerja 3,64persen, dibandingkan IHSG 3.17 persen. Dalamtigabulan, Alpha Navigator mencatatkineja 5,5persen, dibandingkandengan IHSG 2,38 persen. Anita menambahkan, reksadanasahaminitidakmembatasidiridenganbesarkecilnyakapitalisasiperusahaan, melainkanmencarikansaham-saham yang bias memberikannilaitambah, “Hingga 18 Februari 2013, reksadanasahamEastpringmembukukankeuntungan 15,50persen, diatas IHSG 12,28 persen, danInfovesta Fund Index 12,59 persen,
“kata Anita.
Chief Investment Officer Eastpring Investment Indonesia,










Ari Pitojo, mengatakantahuninimerupakantahun yang tenangbaginasabahberinvestasi di reksadansaham.
Pasalnya, volatilitaspasarlebihkecildibandingkan 2012. Selainkarenasudahselesainyapemilihanumumdisejumlah Negara maju, kebijakn yang diambilbenksentralbeberapa Negara diseluruhduniamembuatgejolakvolatilitasrendah.
Pertumbuhanpenjualan di Asia tinggi. “kedepan, sahamtetapbagus. Salah satufaktornyakarenautang Indonesia berbandingpendapatan domestic Negara lain di dunia,” kata Ari. Jadi, pertumbuhaninvestasiakanmengarahkepada Negara-negara yang tetap bias bertumbuhdenganmenggunakankemampuanmodalnyasendiri, bukanmengandalkanutang. Otomatis, Negara-negara di duniapastimelirik Indonesia sebagaitempatberinvestasi.
Ekonomi Indonesia 2012 TetapKuat di Tengah Ketidakpastian Global

S
ETKAP.GO.ID, BeritaresmiterbaruBadanPusatStatistik (BPS) mencatatperekonomianindonesiatriwulan III-2012 tumbuh solid 6,17 persen (y.o.y). Pertumbuhan yang tetapberadapadakisaran 6 perseninimelanjutkankinerjapositiftriwulan Idan II 2012, dimanaekonomibertumbuhsecaraberturut-turutsebesar 6,3persendan 6,4 persen. Secaratriwulanan, perekonomianpadatriwulan IIIjugatumbuhsebesar 3,21persendibandingtriwulansebelumnya. Dengankinerjapertumbuhannya yang relatifstabilini, kalanganekonommemprediksiekonomi Indonesia tahun2012 akantumbuhpadakisaran 6,2-6,3 persen. Meskisedikitdibawah target APBN 2012 sebesar 6,5persen, capaianpertumbuhanpadakisaran 6,3 persenmerupakansebuahprestasi yang patutdiapresiasikarenadicapaipadasaatperekonomian global mengalamiperlambatan.


P
ertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap solid di tengahperlambatanekonomi global didorongolehtingginyapermintaandomestik yang berasaldarikonsumsirumahtanggadaninvestasi. sementaraitupadatriwulan III 2012 pengeluaranpemerintah yang jugakomponenmerupakankomponenpendukungpertumbuhanekonomi, mengalamipenurunandibandingtriwulansebelumnyasenadadenganpengeluaranpemerintah, kinerjaeksporimporjugamengalamipenurunansebagaiakibatperlambatanekonomi di Negara-negaratujuanutamaekpor. Padatriwulan III-2012, konsumsirumahtanggatumbuhsebesar 2,3persen (q.t.q) dibandingtriwulansebelumnya. Jikadibandingkandengantriwulan yang samatahun 2011, pengeluarankoonsumsirumahtanggatumbuh 5,68 persen(y.o.y) pengeluarankonsumsirumahtanggainidiprediksiakanberlanjutpadatriwulan IV 2012 sebagaidampakdariadanyasiklustahunanperayaanhari natal dantahunbaru yang secarahistorismemberikanpengaruh yang cukupsignifikanterhadappeningkatandayabelimasyarakatdanpertumbuhanekonomi. Komponeninvestasilangsung yang dicerminkanolehPMTBjugatumbuhsebesar 2,94persen (q.t.q) dan 10,02persen (y,o,y). PMTBadalahsemuabarang modal yang baru yang digunakanataudipakaisebagaialatdalam proses produksidalamsuatu Negara. Membaiknyapersepsipasar, perbaikandayabelimasyarakat, danstabilnyakondisimakroekonomidiperkirakanakanmelanjutkanpertumbuhanPMTBpadatriwulan IV 2012. Untukberadapadakisaran 10-11 persen (y.o.y) sepertihalnyatriwulan III 2012.Apabilakecenderunganperbaikanpertumbuhaninvestasiinidapatdipertahankan, makainvestasiakanmenjadisalahsatukomponenutamapendorongpertumbuhanekonomi 2012 menggantikankinerjaekspor yang saatinimengalamiperlambatan. Prediksitersebutdidasarkanatasperkembanganpositif data-data terkaitinvestasi, baikdarisisikuantitas, maupunkualitas.Dari sisikuantitas, kinerjapenanaman modal langsung yang di rileaseolehBKPMmenunjukanangka yang menggembirakan.Padatriwulan III, realisasipenanaman modal langsungmencapaiRp. 81,8 triliun, meningkat 6,4 persen disbanding triwulan II 2012 danmeningkatsebesar 25,1 persendibandingkantriwulan 1 2011.SecarakomulatifrealisasiinvestasipadajanuarisampaiSeptember 2012 mencapaiRp. 229,9 triliun, meningkat 27,0 persendarijanuarisampai September 2011 sebesarRp. 181,0 triliunini. Berartirelisasiinvestasisampaidengan September 2012 telahmencapai 81,09 persendari target tahun 2012 sebesarRp. 283,5 triliun. Dengansituasimakroekonomi yang relative stabil, target investasi 2012 diperkirakanakanterlewati. Peningkatanaliraninvestasiinijugadibarengidenganperbaikankualitasinvestasidalamhalperalihaninvestasipadasektor-sektorbernilaitambahtinggi, sertapenyebaranlokasiinvestasi.aliraninvestasisecarabertahaptelahmengalamipergeserandariinvestasipadasumberdayaalamsepertipertambangan, beralihpadaindustrimanufaktursepertikimiabesar, barangkimiadaninvestasi. darisisilokasi, aliraninvestasisecarabertahapbergerakkeberbagailokasiproyek di luarjawasesuaidengan program pemerintahmelalui MP3EI yang mendorongpembangunankawasandaninfrastrukturpadakoridor-koridordiluarkoridorjawa. Pertumbuhankonsumsirumahtanggadaninvestasiinitidakdibarengiolehkomponenekspor-impor, perlambatanekonomi global khususnya di Negara-negaratujuanutamaekspornasionalmengakibatkankinejaeksporbarangdanjasamengalamipenurunansebesar 0,19persen (Q.T.Q) disbanding triwulan III-2012, atauturun 2,78 persen (y.o.y) dibandingperiode yang samatahunsebelumnya. Penurunaniniutamanyadipicuolehmelemahnyapermintaancinasebagai Negara terbesarpenyerapekspor Indonesia.Selainitu, ekspornonmigaspadatriwulan-triwulan III-2012 hanyatumbuh 0,70 persen (y.o.y), jauhlebihrendahdiandingkanpertumbuhantriwuan III-2011 yang mencapai 60,12 persen (y.o.y). kinerjaeksportriwulan IV 2012 diperkirakanakanmengalamiperbaikanmeskimasih di bayangiketiakpastiankondisiperekonomian global. Hal ini di landasiolehadanyaindikasimembaiknyaperekonomianbeberapa Negara mitradagangutama, khususnyacina, yang tercermindariperbaikan 3 indikatorekonomiyaitupertubuhanproduksiindustridari 8,9 persenmenjadi 9,2 persen, investasiaktivatetapdari 20,2 persenmenjadi 20,5 persendanpenjualanritelnaikdari 13,2 persenmenjadi 14,2 persen. Komponenpertumbuhan yang jugamengalamipenurunanadalahpengeluaranpemerintah yang turunsebesar 0,07persen (q.t.q) atauturun 3,22 persen (y.o.y) dibandingtahunsebelumnya. Namun , komponeninidiperkirakanakanmeningkatpadatriwulan IV 2012 mengingatpadatahun-tahunsebelumnyapengeluaranpemerintahselalumeningkatpadaakhirtahunrealisasipengeluaranbelanjapemerintahkhususnya yang berasaldaripengeluaranbelanjapegawai dang belanjabarangpemerintahsipilakanmemberikankonstribusi yang cukupbesardalammendukungpembentukanpertumbuhanekonomipadatriwulan IV 2012. Perkembangankomponen-komponenpertumbuhanmeliputikonsumsi, investasi, pengeluaranpemerintandankinerjaekspormemberikanlandasan yang cukup solid bagiperekonomian Indonesia untuktumbuhpadakisaran 6 persenmeskisaatinikondisiperekonomian global telahmemngalamiperlambatan, khususnya di kawasanamerikaserikatdanunieropa. Dalam word ekoomicoulock (w.e.o) yang dirilisoktober 2012, IMF menurunkanprediksipertumbuhanekonomi global hanyaakanmencapai 3,3persen, sedangakanperekonomianamerikaserikat us di proyeksikanhanyaakantumbuh 2,2 persen, danpertumbuhan di cinamelambathanyamenjadi 7,8persen. Laporantersebutsenadadenganpernyataanperdanamentericinahuenjiabao yang memprediksiekonomicinahanyaakantumbuh 7,5persenpada 2012. Perkembangankondisi global danterjaganyakomponen-komponenpertumbuhanmenempatkan Indonesia padaposisi yang kuatdalampercaturaekonomi global.Dalamkonteks regional kawasanasiatenggara, pertumbuhanekonomi, Indonesia paling tinggi disbanding Negara lain dalamkelompokasean (Indonesia, thailand, Malaysia, Filipina danvietnam) yang diprediksikanhanyatumbuh 5,4persen. Dalamkawasanasia, pertumbuhanekonomi Indonesia hanya di bawahcina, danbahkanmelampauiindia. Pencapaianposisiinisudahselayaknya di apresiasitanpaharusterlenaberpuasdiri.Kondisiperekonomian global yang belumpulihdanadanyaperluasanintensiatasdankalakrisismembuatkitasemuaharustetapwaspadadanberhati-hatidalammenyikapiperkembangan yang ada.Tetapmenjagaksetabilandankekuatan fundamental ekonomimelaluipeningkatanikliminvestasidenganpembangunaninfrastrukturdanpembenahanjalurbirokrasiinvestasi, sertapeningkatankualitasbelanjapemerintahmnjadibeberapa agenda kebijakanpokok yang harusdijalankanuntukmenjagadanmeningkatakan trendsertakualitaspertumbuhanekonomitahun 2012 dan 2013. (DDW-AsdepBidangEkonomiMakro, Keuangan Dan KetahananpanganDeputiBidangPerekonomian ).