Rabu, 08 Mei 2013

Ekonomi Indonesia 2012 TetapKuat di Tengah Ketidakpastian Global

S
ETKAP.GO.ID, BeritaresmiterbaruBadanPusatStatistik (BPS) mencatatperekonomianindonesiatriwulan III-2012 tumbuh solid 6,17 persen (y.o.y). Pertumbuhan yang tetapberadapadakisaran 6 perseninimelanjutkankinerjapositiftriwulan Idan II 2012, dimanaekonomibertumbuhsecaraberturut-turutsebesar 6,3persendan 6,4 persen. Secaratriwulanan, perekonomianpadatriwulan IIIjugatumbuhsebesar 3,21persendibandingtriwulansebelumnya. Dengankinerjapertumbuhannya yang relatifstabilini, kalanganekonommemprediksiekonomi Indonesia tahun2012 akantumbuhpadakisaran 6,2-6,3 persen. Meskisedikitdibawah target APBN 2012 sebesar 6,5persen, capaianpertumbuhanpadakisaran 6,3 persenmerupakansebuahprestasi yang patutdiapresiasikarenadicapaipadasaatperekonomian global mengalamiperlambatan.


P
ertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap solid di tengahperlambatanekonomi global didorongolehtingginyapermintaandomestik yang berasaldarikonsumsirumahtanggadaninvestasi. sementaraitupadatriwulan III 2012 pengeluaranpemerintah yang jugakomponenmerupakankomponenpendukungpertumbuhanekonomi, mengalamipenurunandibandingtriwulansebelumnyasenadadenganpengeluaranpemerintah, kinerjaeksporimporjugamengalamipenurunansebagaiakibatperlambatanekonomi di Negara-negaratujuanutamaekpor. Padatriwulan III-2012, konsumsirumahtanggatumbuhsebesar 2,3persen (q.t.q) dibandingtriwulansebelumnya. Jikadibandingkandengantriwulan yang samatahun 2011, pengeluarankoonsumsirumahtanggatumbuh 5,68 persen(y.o.y) pengeluarankonsumsirumahtanggainidiprediksiakanberlanjutpadatriwulan IV 2012 sebagaidampakdariadanyasiklustahunanperayaanhari natal dantahunbaru yang secarahistorismemberikanpengaruh yang cukupsignifikanterhadappeningkatandayabelimasyarakatdanpertumbuhanekonomi. Komponeninvestasilangsung yang dicerminkanolehPMTBjugatumbuhsebesar 2,94persen (q.t.q) dan 10,02persen (y,o,y). PMTBadalahsemuabarang modal yang baru yang digunakanataudipakaisebagaialatdalam proses produksidalamsuatu Negara. Membaiknyapersepsipasar, perbaikandayabelimasyarakat, danstabilnyakondisimakroekonomidiperkirakanakanmelanjutkanpertumbuhanPMTBpadatriwulan IV 2012. Untukberadapadakisaran 10-11 persen (y.o.y) sepertihalnyatriwulan III 2012.Apabilakecenderunganperbaikanpertumbuhaninvestasiinidapatdipertahankan, makainvestasiakanmenjadisalahsatukomponenutamapendorongpertumbuhanekonomi 2012 menggantikankinerjaekspor yang saatinimengalamiperlambatan. Prediksitersebutdidasarkanatasperkembanganpositif data-data terkaitinvestasi, baikdarisisikuantitas, maupunkualitas.Dari sisikuantitas, kinerjapenanaman modal langsung yang di rileaseolehBKPMmenunjukanangka yang menggembirakan.Padatriwulan III, realisasipenanaman modal langsungmencapaiRp. 81,8 triliun, meningkat 6,4 persen disbanding triwulan II 2012 danmeningkatsebesar 25,1 persendibandingkantriwulan 1 2011.SecarakomulatifrealisasiinvestasipadajanuarisampaiSeptember 2012 mencapaiRp. 229,9 triliun, meningkat 27,0 persendarijanuarisampai September 2011 sebesarRp. 181,0 triliunini. Berartirelisasiinvestasisampaidengan September 2012 telahmencapai 81,09 persendari target tahun 2012 sebesarRp. 283,5 triliun. Dengansituasimakroekonomi yang relative stabil, target investasi 2012 diperkirakanakanterlewati. Peningkatanaliraninvestasiinijugadibarengidenganperbaikankualitasinvestasidalamhalperalihaninvestasipadasektor-sektorbernilaitambahtinggi, sertapenyebaranlokasiinvestasi.aliraninvestasisecarabertahaptelahmengalamipergeserandariinvestasipadasumberdayaalamsepertipertambangan, beralihpadaindustrimanufaktursepertikimiabesar, barangkimiadaninvestasi. darisisilokasi, aliraninvestasisecarabertahapbergerakkeberbagailokasiproyek di luarjawasesuaidengan program pemerintahmelalui MP3EI yang mendorongpembangunankawasandaninfrastrukturpadakoridor-koridordiluarkoridorjawa. Pertumbuhankonsumsirumahtanggadaninvestasiinitidakdibarengiolehkomponenekspor-impor, perlambatanekonomi global khususnya di Negara-negaratujuanutamaekspornasionalmengakibatkankinejaeksporbarangdanjasamengalamipenurunansebesar 0,19persen (Q.T.Q) disbanding triwulan III-2012, atauturun 2,78 persen (y.o.y) dibandingperiode yang samatahunsebelumnya. Penurunaniniutamanyadipicuolehmelemahnyapermintaancinasebagai Negara terbesarpenyerapekspor Indonesia.Selainitu, ekspornonmigaspadatriwulan-triwulan III-2012 hanyatumbuh 0,70 persen (y.o.y), jauhlebihrendahdiandingkanpertumbuhantriwuan III-2011 yang mencapai 60,12 persen (y.o.y). kinerjaeksportriwulan IV 2012 diperkirakanakanmengalamiperbaikanmeskimasih di bayangiketiakpastiankondisiperekonomian global. Hal ini di landasiolehadanyaindikasimembaiknyaperekonomianbeberapa Negara mitradagangutama, khususnyacina, yang tercermindariperbaikan 3 indikatorekonomiyaitupertubuhanproduksiindustridari 8,9 persenmenjadi 9,2 persen, investasiaktivatetapdari 20,2 persenmenjadi 20,5 persendanpenjualanritelnaikdari 13,2 persenmenjadi 14,2 persen. Komponenpertumbuhan yang jugamengalamipenurunanadalahpengeluaranpemerintah yang turunsebesar 0,07persen (q.t.q) atauturun 3,22 persen (y.o.y) dibandingtahunsebelumnya. Namun , komponeninidiperkirakanakanmeningkatpadatriwulan IV 2012 mengingatpadatahun-tahunsebelumnyapengeluaranpemerintahselalumeningkatpadaakhirtahunrealisasipengeluaranbelanjapemerintahkhususnya yang berasaldaripengeluaranbelanjapegawai dang belanjabarangpemerintahsipilakanmemberikankonstribusi yang cukupbesardalammendukungpembentukanpertumbuhanekonomipadatriwulan IV 2012. Perkembangankomponen-komponenpertumbuhanmeliputikonsumsi, investasi, pengeluaranpemerintandankinerjaekspormemberikanlandasan yang cukup solid bagiperekonomian Indonesia untuktumbuhpadakisaran 6 persenmeskisaatinikondisiperekonomian global telahmemngalamiperlambatan, khususnya di kawasanamerikaserikatdanunieropa. Dalam word ekoomicoulock (w.e.o) yang dirilisoktober 2012, IMF menurunkanprediksipertumbuhanekonomi global hanyaakanmencapai 3,3persen, sedangakanperekonomianamerikaserikat us di proyeksikanhanyaakantumbuh 2,2 persen, danpertumbuhan di cinamelambathanyamenjadi 7,8persen. Laporantersebutsenadadenganpernyataanperdanamentericinahuenjiabao yang memprediksiekonomicinahanyaakantumbuh 7,5persenpada 2012. Perkembangankondisi global danterjaganyakomponen-komponenpertumbuhanmenempatkan Indonesia padaposisi yang kuatdalampercaturaekonomi global.Dalamkonteks regional kawasanasiatenggara, pertumbuhanekonomi, Indonesia paling tinggi disbanding Negara lain dalamkelompokasean (Indonesia, thailand, Malaysia, Filipina danvietnam) yang diprediksikanhanyatumbuh 5,4persen. Dalamkawasanasia, pertumbuhanekonomi Indonesia hanya di bawahcina, danbahkanmelampauiindia. Pencapaianposisiinisudahselayaknya di apresiasitanpaharusterlenaberpuasdiri.Kondisiperekonomian global yang belumpulihdanadanyaperluasanintensiatasdankalakrisismembuatkitasemuaharustetapwaspadadanberhati-hatidalammenyikapiperkembangan yang ada.Tetapmenjagaksetabilandankekuatan fundamental ekonomimelaluipeningkatanikliminvestasidenganpembangunaninfrastrukturdanpembenahanjalurbirokrasiinvestasi, sertapeningkatankualitasbelanjapemerintahmnjadibeberapa agenda kebijakanpokok yang harusdijalankanuntukmenjagadanmeningkatakan trendsertakualitaspertumbuhanekonomitahun 2012 dan 2013. (DDW-AsdepBidangEkonomiMakro, Keuangan Dan KetahananpanganDeputiBidangPerekonomian ).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar